Ups, Teryata Mengkonsumsi Minuman Bersoda Efeknya Seperti Narkoba !

Cuaca terik memang sangat menyiksa ya guys. Saat seperti ini hasrat untuk mengonsumsi yang manis-manis dan segar sangat besar dan tak terelakkan. Yups minuman mengandung soda biasanya jadi pilihan utama saat dahaga. karena sensasi segar dari minuman bersoda akan sangat memanjakan lidah dan tenggorokan anda bukan. Tentu kamu sudah tahu betapa buruk efek yang ditimbulkan oleh minuman bersoda bagi tubuh. Kandungan gulanya yang nggak kira-kira bisa bikin tubuhmu cepat melar bahkan diabetes. Belum lagi saat mengetahui fakta bahwa minuman bersoda bisa digunakan sebagai pembersih kerak atau karat perabotan rumah tangga.

Biar kamu makin sadar bahwa minuman bersoda itu banyak negatifnya, berikut Tips ajak kamu melihat hasil penelitian tentang apa yang terjadi pada tubuh selama satu jam usai mengonsumsi minuman bersoda berikut.



1. 10 menit pertama


Mengonsumsi satu kaleng minuman bersoda sama dengan memasukkan 10 sendok teh gula ke dalam tubuh. Itu setara dengan 100% kebutuhan gula dalam sehari, yang berarti ambang batas maksimal dari konsumsi gula harian telah terpenuhi. Aspartam atau pemanis buatan yang terkandung dalam minuman bersoda memicu reseptor rasa dan memanipulasi tubuh untuk berpikir bahwa mengonsumsi minuman bersoda dengan aspartam di dalamnya sama halnya dengan mengolah gula.

Di 10 menit pertama, kamu nggak langsung mengalami mual karena kandungan asam fosfat dari soda mampu menetralisir rasa manisnya. Asam fosfat ini menciptakan rasa asam yang jauh lebih asam dibanding jus lemon atau cuka, dan porsi rasanya bisa seimbang karena digabungkan dengan jumlah gula yang banyak. Jeleknya, asam fosfat menyerang enamel di gigi sehingga mudah erosi, bahkan dalam kadar yang minimal.

2. Setelah 20 menit


Kandungan zat gula yang meningkat drastis membuat insulin bekerja sangat ekstra untuk mencernanya. Untuk meresponnya, hati kemudian mengubah ledakan insulin ini menjadi lemak tubuh. Jika hal ini terjadi terus menerus, bukan nggak mungkin tubuh akan mengalami resistensi insulin, yakni kondisi di mana insulin — hormon yang disekresi oleh pankreas untuk mengontrol level gula darah dalam tubuh nggak lagi bekerja dengan semestinya.
Resistensi insulin ini menjadi masalah mendasar pada penderita obesitas, diabetes dan gangguan jantung. Kamu yang mengonsumsi minuman bersoda dengan pemanis buatanlah yang lebih berisiko mengalami penyakit-penyakit tersebut.

3. Kurang dari 40 menit


Selain gula, minuman bersoda juga mengandung kafein. Dalam waktu kurang dari 40 menit, kafein kemudian diserap dalam tubuh secara menyeluruh yang membuat pupil mata membesar, tekanan darah meningkat, dan membuatmu selalu terjaga.
Di dalam otak terdapat reseptor adenosin, zat kimia yang membuat kita mengantuk. Jika adenosin berkurang, tubuh akan semakin segar. Sebaliknya, semakin banyak adenosin, tubuh akan semakin terasa lelah. Hebatnya, struktur kafein mirip dengan reseptor adenosin. Setelah mengonsumsi minuman bersoda, kafein secara otomatis akan menggantikan adenosin pada reseptor. Hilangnya adenosin akan membuat tubuh terasa lebih bertenaga dan segar. Namun, semakin sering kamu mengonsumsi minuman bersoda, otak akan menghasilkan lebih banyak reseptor adenosin. Bersamaan dengan itu, tubuh jadi membutuhkan lebih banyak asupan kafein. Inilah yang menyebabkan ketagihan.

4. Memasuki menit ke 45

Kombinasi kafein dan aspartam yang berpotensi mematikan menciptakan kecanduan pendek yang tinggi serupa dengan cara kerja heroin. Mengonsumsi minuman bersoda akan melepaskan dua neurotransmiter di otak, dopamin dan glutamat. Dopamin akan lebih banyak diproduksi, menstimulasi perasaan senang yang terdapat di dalam otak juga memicu efek kecanduan. Hal ini sama dengan reaksi fisik yang ditimbulkan ketika mengonsumsi narkoba. Tanpa sadar kamu akan meneguk minuman bersoda ini dan lagi.
5. Menit ke 60

Dalam waktu satu jam, asam fosfat akan mengikat kandungan kalsium, magnesium, dan zat besi yang ada di dalam tubuh. Hal ini diperparah dengan tingginya kadar pemanis buatan dalam soda yang membuat produksi air kencing meningkat. Minuman bersoda sangat minim nutrisi dan berpotensi menipiskan kadar mineral dalam tubuh. Minum soda nggak akan memuaskan dahaga karena justru kamu akan lebih sering mengalami dehidrasi. Kamu akan merasa haus dan lapar, yang berujung pada ngemil tanpa henti.
6. Setelah lebih dari 1 jam

Kadar gula yang mengendap di dalam tubuh akibat minum soda dan ngemil makanan manis lainnya menyebabkan sistem metabolisme tubuh melambat. Akibatnya, tubuh terasa berat, jadi sering mengantuk, kurang konsentrasi, letih atau bahkan mudah tersinggung. Lebih jauh, terlalu banyak minum soda akan mengakibatkan obesitas atau kegemukan yang berpotensi menyebabkan penyakit komplikasi akibat gula darah.

Minum satu kaleng minuman bersoda setiap hari terbukti meningkatkan risiko penyakit jantung hingga 20%. Minuman ini juga diyakini dapat meningkatkan risiko obesitas dan diabetes karena resistensi insulin. Setelah melihat penjelasan di atas, masih mau diterus-terusin minum soda?

0 komentar